CUSTOMER SERVICE

0821-2713-8546
0821-2176-6908
0821-2713-8546, 0821-2176-6908
0815-6486-8168
0815-6483-8168
0815-6486-8168, 0815-6483-8168
0877-4448-2938
0878-2991-1085
0877-4448-2938, 0878-2991-1085
5A1B7D7E, D1148CAF
10 Pembeli Terakhir »
1 17-10-17 Lutfi Hamidi
Jakarta
2 17-10-17 Irwan Wijaya
Pekanbaru
3 10-10-17 Titin
Cirebon
4 10-10-17 Adeline Alberta
Jakarta
5 06-10-17 Utiyah
Cirebon
6 06-10-17 Thamrin Ali
Gorontalo
7 05-10-17 Ibu Puspa
Kendari
8 04-10-17 Muhibbin
Semarang
9 03-10-17 M Cholil
Bantul
10 01-10-17 Utiyah
Cirebon
* Terjual : 21418 botol
Obat Kolesterol

Bolehkah Tes Pap Smear Saat Sedang Menstruasi

31-Jul-2017
Bolehkah Tes Pap Smear Saat Sedang Menstruasi

Pap smear bertujuan untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini. Selama pemeriksaan ini, dokter akan memasukan sebuah alat khusus kedalam vagina bagian dalam untuk memeriksa bagian dalam leher rahim anda, dan mengambil sampel sel-sel serviks anda dengan sebuah spatula kecil, kemudian sampel tersebut dibawa ke laboratorium untuk ditentukan jenis jenis selnya apakah ada kelainan atau tidak.

Jika anda terlanjur menjadwalkan Pap smear tapi kemudian baru sadar bahwa tanggalnya berdempetan dengan jadwal kedatangan "tamu bulanan", anda mungkin bertanya tanya apakah pap smear saat haid bisa mengubah hasil tesnya. Atau anda mungkin enggan berangkat karena malu dokter akan melihat darah haid anda. Haruskah anda menjadwalkan ulang janji temu anda?

Tidak ada pemeriksaan medis yang benar-benar 100 persen akurat dalam mendeteksi suatu masalah kesehatan. Begitu pula dengan Pap smear. Masih sangat mungkin bagi dokter melewatkan tanda-tanda kanker serviks lewat pemeriksaan Pap smear, terutama yang pertama kalinya.

Pada kebanyakan kasus Pap smear, sel abnormal yang ditemukan dalam leher rahim termasuk jinak dan sangat kecil kemungkinannya untuk mengganas jadi kanker. Umumnya hanya sekitar 10% hasil Pap smear yang menunjukkan hasil tidak normal, namun hanya sekitar 0,1% wanita yang memiliki hasil ini benar-benar menderita kanker.

Sisanya mungkin menampilkan hasil “negatif palsu”, di mana hasil tes lab menunjukkan bahwa sampel sel serviks Anda tidak bermasalah, padahal sebenarnya ada sel abnormal baik pada area leher rahim lainnya yang tidak diambil sampelnya maupun di bagian sampel yang dibuang. Kejadian “negatif palsu” pada umumnya berkisar antara 20 hingga 45 persen dari total hasil Pap smear.

Tingkat keakuratan hasil Pap smear bergantung pada banyak hal. Salah satunya adalah kapan tepatnya Anda menjadwalkan tes Pap smear Anda. Bolehkah melakukan tes Pap smear saat haid?

Konsumsi juskulitmanggis dan daun sirsak dapat mencegah kanker serviks. Jus herbal ini terbuat dari kulit manggis dan daun sirsak diminum sebelum tidur 2 sloki.

 

Boleh saja Pap smear saat haid, tapi…

Menstruasi sama sekali tidak mempengaruhi atau mengubah hasil akhir dari tes itu sendiri. Teorinya Anda boleh saja Pap smear saat menstruasi. Jika darah yang keluar masih bercak ringan, misal di hari-hari pertama atau hari terakhir, dokter mungkin akan tetap melanjutkan tes. Namun pap smear saat haid pada uumnya tidak dianjurkan. Tes Pap smear saat menstruasi mungkin akan membuat Anda semakin sulit mendapatkan hasil tes yang jelas.

Ini karena cairan vagina dan darah menstruasi yang terbawa bersama sampel sel serviks Anda dapat menyulitkan petugas lab untuk mengartikan hasil dari Pap smear. Hasil Pap hanya didapat dari sampel kecil yang diambil dari sel serviks (disebut bioopsi) dan dipindahkan ke kaca petri. Sampel kemudian dikirim ke laboratorium untuk diwarnai dengan pewarna khusus, dan kemudian dibaca di bawah mikroskop. Pigmen warna sel darah merah dari darah haid yang menempel mungkin terlalu kental untuk memungkinkan petugas lab mengamati sel serviks Anda dengan jelas dan memastikan apakah sel Anda normal atau tidak.

Anda mungkin harus kembali lagi di lain waktu untuk mengulang tes jika hasil Pap smear Anda rancu. Selain repot karena harus menentukan kapan hari yang pas, menjadwalkan ulang tes Pap smear tentu juga boros tenaga dan uang. Akan lebih baik jika Anda mencocokkan jadwal Pap smear dengan siklus menstruasi Anda sejak awal ketika konsultasi pertama Anda dengan dokter, atau menjadwalkan ulang setelah menstruasi Anda selesai.

 

Berita / Artikel Lainnya :
Scroll Top