CUSTOMER SERVICE

0821-2713-8546
0821-2176-6908
0821-2713-8546, 0821-2176-6908
0877-4448-2938
0878-2991-1085
0877-4448-2938, 0878-2991-1085
5A1B7D7E, D1148CAF
10 Pembeli Terakhir »
* Terjual : 0 botol
Obat Kolesterol

Kolesterol Tinggi Sebabkan Timbulnya Angin Duduk, Benarkah?

03-Dec-2015
ObatKolesterol.co.id - Kolesterol Tinggi Sebabkan Timbulnya Angin Duduk, Benarkah? Angin duduk atau angina ialah satu keadaan waktu penderitanya menderita nyeri pada dada disebabkan otot-otot jantung kurang memperoleh pasokan darah. Terganggunya pasokan darah ini berlangsung disebabkan ada penyempitan atau pengerasan pada pembuluh darah. Serangan angin duduk dapat berlangsung dengan cara mendadak. Benarkah kolesterol tinggi salah satu penyebab munculnya angin duduk?

Di bawah ini ialah berbagai tanda-tanda angin duduk, salah satunya : 
  • Nyeri pada dada, yang kemungkinan dapat meluas ke lengan kiri, punggung, rahang, serta leher. 
  • Sesak napas. 
  • Badan merasa capek. 
  • Mual. 
  • Pusing. 
  • Gelisah. 
  • Keluarkan keringat terlalu berlebih. 
Jumpai dokter bila mendadak Anda rasakan nyeri pada dada, tetapi belum pernah terdiagnosis mengalami permasalahan apapun pada jantung. Walaupun tak seluruh nyeri dada dikarenakan oleh masalah pada jantung, memeriksakan diri ke dokter ialah langkah yang paling aman. 
 

Pemicu angin duduk (angina) 
Supaya bisa bekerja dengan baik, jantung memerlukan konsumsi cukup darah yang kaya dengan oksigen. Darah untuk organ ini bakal dialirkan lewat dua pembuluh besar yang dikatakan semacam pembuluh koroner. Angin duduk berlangsung saat pembuluh koroner itu terjadi penyempitan. 

Berdasar pada beberapa hal yang bisa menyebabkan penyempitan pembuluh koroner, angin duduk dibagi jadi dua tipe, yakni : 

Angin duduk stabil. Kegiatan fisik ialah penyebab terjadinya keadaan ini, satu diantaranya ialah berolahraga. Lantaran saat seorang lakukan berolahraga, jantungnya bakal memerlukan semakin banyak konsumsi darah. Konsumsi itu tak bakal terpenuhi bila pembuluh koroner alami penyumbatan. Serangan angin duduk stabil pula bisa dipicu oleh berbagai hal yang lain, seperti merokok, stres, makan terlalu berlebih, serta udara dingin.
 
Angin duduk tak stabil. Keadaan ini bisa dipicu oleh timbunan lemak atau pembekuan darah yang kurangi atau menghambat aliran darah menuju jantung. Tak seperti angin duduk stabil, nyeri disebabkan angin duduk tak stabil bakal terus ada walaupun pasien telah berisitirahat serta konsumsi obat untuk angina. Bila dilewatkan, serangan angin duduk tak stabil dapat berkembang jadi serangan jantung. 
 

Beberapa aspek yang bisa menaikkan resiko terserang angin duduk. Berbagai aspek tersebut di antaranya: 
  • Kolesterol tinggi. Tingginya kandungan kolesterol didalam badan seorang punya potensi menumpuk didalam pembuluh darah. Bila ini berlangsung, sudah pasti darah bakal susah mengalir ke jantung. 
  • Mempunyai penyakit diabetes. Tingginya kandungan gula disebabkan diabetes, bisa mengakibatkan kerusakan dinding arteri. Kecuali itu, diabetes pula bisa tingkatkan kandungan kolesterol didalam badan. 
  • Hipertensi. Bila aliran darah terhambat, jantung bakal semakin kuat memompa serta tingkatkan desakan supaya darah itu bisa mengalir. Bila ini selalu berlangsung, jadi desakan tinggi itu bisa mengakibatkan kerusakan dinding arteri atau mengakibatkan pengerasan pada pembuluh itu. 
  • Stres. Waktu kita alami stres, badan bakal menghasilkan beberapa hormon yang bisa mempersempit pembuluh darah. Kecuali itu stres pula bisa tingkatkan desakan darah. 
  • Obesitas. Orang yang alami obesitas bakal rawan alami beberapa keadaan yang bisa tingkatkan resiko terserang angin duduk, seperti diabetes, hipertensi, serta kolesterol tinggi. 
  • Merokok. Kegiatan ini bisa mengakibatkan kerusakan dinding arteri serta mengakibatkan penimbunan kolesterol hingga darah bakal kesusahan membawa oksigen untuk diedarkan. 
  • Riwayat. Bila kita pernah terserang penyakit yang terkait dengan jantung atau mempunyai keluarga yang mempunyai riwayat itu, jadi kita pula bakal berisiko tinggi terserang angin duduk. 
  • Kurang olahraga. Orang yang kurang berolahraga berisiko terserang angin duduk lantaran bakal rawan pada obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, serta diabetes. 
  • Usia. Orang yang berumur lanjut lebih berisiko terserang angin duduk dibanding dengan orang yang masih tetap muda. Terlebih untuk pria, penambahan resiko ini diawali pada usia 45 thn, sedang pada wanita diawali pada usia 55 thn. [MS]
Berita / Artikel Lainnya :
Scroll Top