CUSTOMER SERVICE

0821-2713-8546
0821-2176-6908
0821-2713-8546, 0821-2176-6908
0877-4448-2938
0878-2991-1085
0877-4448-2938, 0878-2991-1085
5A1B7D7E, D1148CAF
10 Pembeli Terakhir »
* Terjual : 0 botol
Obat Kolesterol

Waspadai Risiko Hipoglikemia Pada Gagal Ginjal

27-Jan-2016
ObatKolesterol.co.idWaspadai Risiko Hipoglikemia Pada Gagal Ginjal - Hipoglikemia ialah berkurangnya kandungan gula dalam darah. Hipoglikemia bisa berlangsung lantaran resikonya penggunaan obat anti diabetes kelompok insulin serta sulfonylurea. Diabetes mellitus adalah satu diantara aspek penyebab terjadinya penyakit gagal ginjal. Hipoglikemia pula bisa berlangsung pada pengidap gagal ginjal tanpa ada riwayat diabetes mellitus. Tetapi apakah benar resiko hipoglikemia pada gagal ginjal itu dapat berlangsung? 

Pengertian serta Gejala Hipoglikemia 

Hipoglikemia adalah keadaan berkurangnya kandungan gula pada badan sampai dibawah 60 mG/dL. Pada keadaan normal kandungan gula darah ada pada range 70-125 mg/dL. Mekanisme hipoglikemia berlangsung saat badan menyajikan tanggapan automatis pada rendahnya kandungan gula dengan jalan menghasilkan adrenalin dari kelenjar adrenalin. Adrenalin ini menyebabkan terjadinya pelepasan gula semacam cadangan badan dibarengi gejala klinis spesifik. 

Hipoglikemia menyebabkan gejala mirip serangan kekhawatiran yakni gelisah, keluar keringat dingin, gemetar, jantung berdebar, rasa lapar yang datang mendadak sampai kehilangan kesadaran. Pada keadaan lebih berat hipoglikemia mengakibatkan supply glukosa ke otak menyusut hingga menyebabkan beragam masalah yang terkait dengan manfaat panca indera. 
 

Munculnya masalah pandangan serta pendengaran, tak dapat berkonsentrasi, sakit kepala, kebingungan, tingkah laku aneh sampai kejang serta koma sampai menyebabkan kematian. 

Kaitan Resiko Hipoglikemia Pada Gagal Ginjal 

Hipoglikemia bisa berlangsung lantaran pelepasan insulin dengan cara berlebihan oleh pankreas, ada kelainan pada kelenjar hipofisa atau kelenjar adrenal, kelainan pada proses pembentukan glukosa pada hati serta ketidaksiplinan pasien DM konsumsi obat insulin. 

Gagal ginjal adalah penurunan kegunaan ginjal dengan atau tanpa ada ditandai dengan penurunan laju filtrasi glomerulus. Ginjal adalah organ yang berperan menyaring toksin serta menyerap buatan limbah dalam darah, menyeimbangkan kandungan elektrolit pada badan, mengontrol tekanan darah serta merangsang produksi sel darah merah. 

Gagal ginjal bisa mengakibatkan badan jadi lemas, sesak napas, lesu. Pada p gagal ginjal muncul gejala penurunan ekskresi K+ pada darah hingga menyebabkan masalah pada jantung. Gagal ginjal pula bisa mengakibatkan penurunan produksi eritropoietin hingga menyebabkan anemia serta kekurangan Hb. Mengakibatkan kegagalan peranan ginjal bisa mengakibatkan beragam masalah metabolisme didalam darah. 
 

Proses pemecahan karbohidrat jadi glukosa ialah satu diantaranya. Pasien gagal ginjal umumnya pula sering lakukan hemodialisis atau bersihkan darah untuk menjaga keberlangsungan hidupnya. Saat proses hemodialisis ini kemungkinan hipoglikemia dapat berlangsung dengan cara mendadak, keadaan ini bakal amat beresiko. 

Resiko hipoglikemia pada gagal ginjal makin besar bila gagal ginjal dikarenakan oleh penyakit komplikasi dari Diabetes Mellitus. Pasien DM yang tak disiplin dalam konsumsi obat insulin, terlambat konsumsi lalu mengambil keputusan untuk melipatgandakan dosis pada mengkonsumsi obat selanjutnya bisa mengakibatkan hipoglikemia. [MS]
Berita / Artikel Lainnya :
Scroll Top